| by gas pol | No comments

Anjing dan Mahaguru Cerita Rakyat

Cerita-Rakyat – Di dunia yang kami posting pada hari ini tidak kami ketahui untuk asal negaranya. Akan tetapi ceritanya cukup memiliki sebuah amanat moral yang dapat kita ambil. Yuk simak baik-baik cerita rakyat yang berjudul Anjing dan Mahaguru.

Pada dahulu kala ada seorang yang bernama maha gurudengan tinggal di sebuah gunung. Suatu hari dia ingin memutuskan untuk tinggal dalam sebuah bukit. Bukit tersebut terletak sangat jauh dari rumah penduduk.

Maha Guru juga membangun rumahnya di bukit itu. Kabar tentang guru besar tersebut membuat penduduk merasa senang. Mereka ingin berguru kepada maha guru tersebut, karena sang maha guru juga terkenal sebagai orang yang suci, bijak dan baik hati.

Hasilnya banyak sekali penduduk yang ingin datang kepada maha guru tersebut. Mereka juga berharap sekali bahwa sang guru akan mengajarkan sesuatu yang amat berharga kepada mereka.

“kita akan diajarkan bagaimana menjadi orang baik dan suci,”kata dari para penduduk tersebut.

Tidak perlu menunggu lama, para penduduk sudah berkumpul depan rumah maha guru. Melihat banyak yang akan berguru kepadanya, maha guru merasa amat senang sekali.

Sebagai awal pembuka menyambut penduduk, maha guru ini mengucapkan bahwa aku sudah mengetahui bahwa kalian akan berguru kepada kepadaku. Namun, sebelum kita belajar, aku perintahkan kalian untuk menangkap anjing dan membuat sup dari anjing tersebut.

Beberapa penduduk terperanjat mendengar perkataan tersebut. Mereka saling pandan tidak mengerti. Para penduduk juga membatin bahwa untuk menolak saja yang diperintahkan sanga maha guru.

Ada yang bilang dari salah satu penduduk tersebut bahwa tidak mau berguru denganmu, bagaimana bisa guru memakan anjing, hal itu adalah perilaku yang tidak baik.

Banyak sekali penduduk yang batal untuk berguru dengannya. Menurut mereka, kabar bahwa guru bijak dan mempunyai banyak ilmu, ternyata salah.

“rupanya kita selama ini sudah tertipu,”kata penduduk.

Meski begitu masih ada beberapa penduduk yang tinggal. Mahaguru tersenyum kepada mereka. Penduduk yang tinggal disitu tahu, maha guru tidak mungkin memerintah hal buruk seperti itu. Maha guru pasti hanya menguji kesungguhan mereka untuk belajar ilmu kepadanya.

Daun-daun yang jatuh terhembus oleh angina yang lembut sudah berlalu, mari kita mulai untuk belajar,”ujar si Maha Guru.

Sungguh para penduduk sangat senang. Mereka berhasil menjalani ujian untuk menjadi murid sangat maha guru.

Memang begitulah. Memandang sesuatu dari hal yang buruk akan membuat hati yang menjadi buruk. Jika sesorang selalu berpikir buruk terhadap orang lain, maka dia hanya akan melihat keburukan.

Sebaliknya jug ajika seseorang selalu berpikir baik terhadap orang lain, maka ia akan menemukan kebaikan di dalamnya. Begitulah manusia, cerminan dari apa yang dipikirkannya.

Pesan dari moral ini adalah : Mahaguru dan Anjing adalah pandanglah untuk sesuatu hal dari segi baiknya. Jangan selalu memandang dari segi buruknya.