| by gas pol | No comments

Cerita Rakyat Roro Jongrang

Ceritarakyat – Pada jaman dahulu ada sebuah kerajaan besar bernama Prambanan dan saat itu ada seorang Raja yang memerintah kerajaan tersebut bernama Prabu Baka, kerajaan kecil disekelilingnya juga ikut mematuhi dan menghormati beliau yakni Raja Prabu Baka.

Selain itu terdapat lagi kerajaan besar yang bernama kerajaan Pengging yang selalu menyerang kerajaan lainnya untuk memperluas wilayah dan suatu hari ia dimintai langsung oleh sang raja untuk menyerang Kerajaan Prambanan demi mensukseskan rencananya tersebut Bandung Bondowoso meminta bantuan secara langsung kepada para jin untuk merebut Kerajaan Prambanan.

Setelah menyelesaikan pertempuran tersebut dan mendapatkan kemenangan Bandung Bondowoso dimintai secara langsung untuk mengurus kerajaan dan beserta dengan harta benda yang ada dikeluarga Prabu Baka, hingga suatu ketika ia melihat ada seorang wanita yang sangat cantik jelita ia sangat terkagum-kagum dengan kecantikan wanita tersebut dan wanita tersebut bernama Roro Jongrang.

Bandung Bondowoso yang saat itu langsung meminta Roro Jongrang untuk menjadi permaisurinya, Roro Jongrang bingung harus bagaimana karena ia sebenarnya sangat membenci Bandung Bondowoso yang sudah membunuh ayahnya akan tetapi ia juga takut untuk menolaknya, dan akhirnya memiliki sebuah ide untuk membuat seribu candi dan 2 sumur dalam 1 malam.

Bandung Bondowoso menyetujui syarat yang diberikan oleh Roro Jongrang kepadanya karena ia merasa bisa menyelesaikannya karena ia memiliki bantuan dari para jin, dan pada malam harinya Bondowoso mengumpulkan jin-nya dan langsung mengerjakan membuat candi.

Roro Jongrang yang gelisah diam-diam mengamati kinerja dari Bondowoso. Roro Jongrang yang masih ingin mengagalkan rencana pernikahannya agar Bondowoso tidak dapat memenuhi syarat untuk menikahi Roro Jongrang, lalu ia meminta bantuan langsung kepada warga hingga seolah-olah hari sudah menjelang fajar dan jin yang membantunya segera pergi.

Cerita Rakyat Roro Jongrang

Baca Juga: Cerita Rakyat Sangkuriang

Dayang-dayang membakar sebuah jerami dan membuat langit-langit tampak merah dan suara lesung mulai bersautan bau harum bunga mulai tercium wanginya, bahkan ayam jago sudah mulai berkokok.

Itulah yang membuat para jin bondowoso mengira hari sudah fajar dan pergi meninggalkan pekerjaanya bondowoso yang merasa gagal dengan syarat yang diberikan oleh Roro, kemudian Roro Jongrang sendiri langsung menghampirinya dan mengatakan bahwa Bondowoso telah gagal memenuhi permintaanya, Bondowoso sangat marah sehingga ia mengutuk Roro Jongrang menjadi patung yang keseribu dari candi yang dimintanya.